Minggu, 30 November 2014

Pengertian dan Cara Setting Mikrotik


PENGERTIAN DAN CARA SETTING MIKROTIK
Oleh : Retno Widiastuti*


Mikrotik dibuat oleh MikroTikls sebuah perusahaan di kota Riga, Latvia. Latvia adalah sebuah negara yang merupakan “pecahan” dari negara Uni Soviet dulunya atau Rusia sekarang ini. Mikrotik awalnya ditujukan untuk perusahaan jasa layanan Internet (PJI) atau Internet Service Provider (ISP) yang melayani pelanggannya menggunakan teknologi nirkabel atau wireless. Saat ini MikroTikls memberikan layanan kepada banyak ISP nirkabel untuk layanan akses Internet dibanyak negara di dunia dan juga sangat populer di Indonesia. MikroTik sekarang menyediakan hardware dan software untuk konektivitas internet di sebagian besar negara di seluruh dunia. Produk hardware unggulan Mikrotik berupa Router, Switch, Antena, dan perangkat pendukung lainnya. Sedangkan produk Software unggulan Mikrotik adalah MikroTik RouterOS.


Setting Mikro Tik sebagai DHCP Server, cara yang mudah dalam mengunakan atau mengakses mikrotik adalah menggunakan winbox, winbox dapat didapat dari www.mikrotik.com atau domain router mikrotik dan copy dari media penyimpanan. Tujuannya adalah memberikan otomatis IP address pada PC client. Jadi kita tidak perlu memikirkan pembagian IP pada masing-masing PC. Langkah pertama masuk winbox ke menu IP > DHCP Server > tab DHCP klik DHCP Setup. Setelah muncul kotak interface to ran DHCP server on tentukan interface mana untuk menjalankan DHCP server misalnya pilih “ether-2 lan” karena interface tersambung di jaringan switch local kemudian klik next. Pada kotak select network for DHCP addresses Tentukan Network ID IP Address lokal, misalnya gunakan 192.168.1.0/24 yang nantinya menggunakan jumlah IP address 253 IP untuk pc client DHCP addres space: 192.168.1.0/24 selanjutnya klik next.
Pada kotak select gateway for given network, pada kotak ini diisi dengan IP MikroTik yang nantinnya menjadi IP gateway di PC client. Gateway for DHCP network: 192.168.1.1 selanjutnya klik next. Pada kotak select pool of IP addresses given out by DHCP server tentukan range IP address yang akan diberikan ke PC client address to given out: 192.168.1.2-192.168.1.254 selanjutnya klik next. Pada kotak Select DNS Servers isi dengan IP DNS yang diberikan ke PC client, misalnya isi IP mikrotiknya, dan pastikan mikrotik sekaligus menjadi DNS server dengan centang “Allow Remote Request” di menu winbox IP > DNS. DNS servers: 192.168.1.1 klik next. Pada wizard terakhir Leased Time Klik Next dan anda sudah menjadikan MikroTik Sebagai DHCP Server menggunakan winbox. Pengetesan akhir setting LAN card dikomputer “obtain an IP addres automatically”. Jika sukses maka status LAN card anda dapat IP Address yang sudah ditentukan untuk mengatu bandwith atau kecepatan download dan upload dengan setting mikrotik bandwidth management di Limit Bandwidth Client di Warnet Dengan Simple Queue.
Cara setting mikrotik sebagai DCP client missal kita menggunakan ISP Telkom Speedy, mikrotik akan menerima IP otomatis dari modem speedy atau menggunakan ISP FastNet agar menerima IP Public dari modem FastNet agar mikrotik dapat terkoneksi dengan internet di Winbox masuk menu IP > DHCP Client.setelah muncul kotakclient server klik icon “+”Pada tab DHCP kolom “Interface:” pilih interface/port atau contoh port yang terhubung dengan modem speedy/fastnet. Centang “Use Peer DNS“, “Use Peer NTP” dan “Add Default Route” dan klik Apply. Pada tab “Status”, terlihat mikrotik anda menerima IP Address, DNS dan default gateway dari server DHCP.


.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar